• Kamis, 8 Desember 2022

Narasi Fosil di Gua Alam Berusia Ratusan Juta Tahun di Pulau Bunga NTT Disampaikan ke Wisatawan

- Rabu, 28 September 2022 | 07:18 WIB
Fosil mirip Kerang Laut ditemukan di daratan Pulau Bunga NTT dekat gua alam yang cukup populer, berusia sekitar 150 juta tahun, narasi tentang fosil disampaikan ke wisatawan yang datang ke lokasi itu.
Fosil mirip Kerang Laut ditemukan di daratan Pulau Bunga NTT dekat gua alam yang cukup populer, berusia sekitar 150 juta tahun, narasi tentang fosil disampaikan ke wisatawan yang datang ke lokasi itu.

KLIKLABUANBAJO.ID| Pemandu menyampaikan kepada wisatawan yang berkunjung, terkait narasi tentang fosil yang diperkirakan berusia ratusan juta tahun di gua alam yang populer di Pulau Bunga atau Flores, NTT.

Beberapa fosil tersebut berada di kawasan obyek wisata gua alam yang cukup populer di Pulau Bunga, Provinsi NTT.

Baca Juga: Anggota DPR RI asal NTT Nilai Menteri Nadim Makarim Belum Layak Diberi Tangan

Fosil-fosil di gua alam Pulau Bunga NTT itu, ada yang berada di dalam gua dan ada juga di bagian luar yakni di Gua Batu Cermin Labuan Bajo.

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan (Disparekrafbud) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Pius Baut, menyampaikan bahwa pihaknya belum melakukan promosi khusus tentang fosil itu tetapi tetap disampaikan saat wisatawan berkunjung.

Baca Juga: Agus, Pemilik Kopi Tuk Akui Kemudahan Penjualan Produk UMKM Melalui Pemasaran Digital

"Setiap kali ada tamu yang dipandu oleh local guide yang juga staf Disparekrafbud, keberadaan fosil itu juga bagian dari narasi yang disampaikan kepada wisatawan," kata Pius, Selasa (27/9/2022) sore kepada media ini.

Dia menambahkan, pihaknya akan menggandeng lembaga peneliti atau Perguruan Tinggi untuk mengadakan riset ilmiah tentang keberadaan fosil itu.

Baca Juga: Tri Harpini Puji Pertumbuhan UMKM Pengguna Teknologi Digital di Labuan Bajo NTT

Sebelumnya diberitakan, fosil-fosil yang ada di obyek wisata gua alam tersebut yakni Fosil Kura-Kura, Fosil Ikan, Fosil Coral, dan Fosil Kerang Laut.

Halaman:

Editor: Servatinus Mammilianus

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X