• Kamis, 8 Desember 2022

Kawasan Terbaik di NTT, Ada Kumpulan Telur Kelinci Laut Membentuk Rumbai Merah Menyala

- Minggu, 20 November 2022 | 20:13 WIB
Kawasan terbaik di NTT, ada kumpulan telur kelinci laut membentuk rumbai merah menyala. (Tangkapan layar YouTube BKSDA NTT)
Kawasan terbaik di NTT, ada kumpulan telur kelinci laut membentuk rumbai merah menyala. (Tangkapan layar YouTube BKSDA NTT)

KLIKLABUANBAJO.ID| Kawasan ini memiliki daya tarik yang sangat indah dan menjadi salah satu tempat terbaik di Provinsi NTT untuk dikunjungi, ada kumpulan telur kelinci laut membentuk rumbaian merah menyala.

Tempat ini memiliki ikon “mawar laut”, kumpulan telur kelinci laut (Hexabranchus sanguineus) yang menyatu dan terikat lendir membentuk rumbaian merah menyala, menjadikan kawasan ini salah satu yang terbaik di NTT.

Baca Juga: Pemukiman Prasejarah Terkenal di Dunia yang ada di NTT, Berikut Informasinya

Kumpulan telur kelinci laut ini  keberadaanya bertahan selama ± 5 hari dan berada pada kedalaman 3-10 m pada salah satu kawasan di Provinsi NTT.

Didukung ekosistem terumbu karang yang spektakuler. Sebanyak 183 jenis karang dari 16 famili, antara lain Acroporidae (57 spesies), Faviidae (36 spesies), Fungiidae (19 spesies), Agariciidae (11 spesies), dan Poritidae (10 spesies) menyusun ekosistem tersebut. Dari sensus, diketahui terdapat 306 spesies ikan karang yang termasuk ke dalam 199 genera dan 39 famili.

Sebanyak 17 jenis dari 10 famili dan 3 jenis asosiasi (vegetasi pantai) menyusun ekosistem hutan mangrove pada pesisir pantai pulau-pulau dengan dominansi Rhizophora sp, Bruguiera gymnoriza, dan Sonneratia sp.

Baca Juga: 7 Wisata Pantai Terindah di Pulau Flores NTT

Kawasan ini adalah Taman Wisata Alam Laut (TWAL) 17 Pulau di Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, NTT.

Dilansir dari bbksdantt.menlhk.go.id dalam artikel berjudul Eksotis dan Komplit, Wisata di TWAL 17 Pulau, disampaikan bahwa berada di pantai utara Pulau Flores, TWAL 17 Pulau menawarkan wisata bahari yang memanjakan mata dengan gugusan pulau-pulau kecil dan pantai berpasir putih.

Tidak hanya wisata bahari, TWAL 17 Pulau juga menjadi salah satu habitat alami sang naga biawak komodo atau masyarakat setempat menyebutnya “mbou” (Varanus komodensis). Vegetasi mangrove dapat ditemui hampir di seluruh pesisir pantai yang menjadi habitat bagi kelelawar, utamanya di Pulau Ontoloe.

Halaman:

Editor: Servatinus Mammilianus

Sumber: bbksdantt.menlhk.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X