• Kamis, 8 Desember 2022

Pemkab Gandeng Lembaga Peneliti untuk Riset Fosil Berusia Ratusan Juta Tahun di Gua Alam Pulau Bunga NTT

- Rabu, 28 September 2022 | 08:26 WIB
Salah satu fosil pada gua alam yang populer di Pulau Bunga NTT. Fosil di tempat itu diperkirakan berusia ratusan juta tahun. Pemkab gandeng lembaga peneliti untuk riset fosil itu.
Salah satu fosil pada gua alam yang populer di Pulau Bunga NTT. Fosil di tempat itu diperkirakan berusia ratusan juta tahun. Pemkab gandeng lembaga peneliti untuk riset fosil itu.

KLIKLABUANBAJO.ID| Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), berencana menggandeng lembaga peneliti atau perguruan tinggi untuk melakukan riset tentang fosil yang diperkirakan berusia ratusan juta tahun di gua alam di Pulau Bunga itu.

Baca Juga: Ditemukan Fosil Kerang Laut Dekat Gua di Daratan Pulau Bunga NTT Berusia 150 Juta Tahun

Seperti diberitakan sebelumnya, fosil-fosil di gua alam Pulau Bunga NTT itu, ada yang berada tepat di dalam gua dan ada juga di bagian luar yakni di kawasan Gua Batu Cermin Labuan Bajo.

Fosil-fosil yang ada di obyek wisata gua alam tersebut yakni Fosil Kura-Kura, Fosil Ikan, Fosil Coral, dan Fosil Kerang Laut.

Baca Juga: Gua Populer di Pulau Bunga NTT Terdapat Fosil Kura-Kura di Langit-Langitnya

"Kami akan gandeng lembaga peneliti atau perguruan tinggi untuk mengadakan riset ilmiah tentang keberadaan fosil itu," kata Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan (Disparekrafbud) Mabar Pius Baut, kepada media ini, Selasa (27/9/2022) sore.

Dia juga menyampaikan bahwa pihaknya belum melakukan promosi khusus tentang fosil itu tetapi tetap disampaikan saat wisatawan berkunjung.

Baca Juga: Daftar 4 Fosil yang Ditemukan pada Gua Alam yang Populer di Pulau Bunga NTT Berusia Ratusan Juta Tahun

"Setiap kali ada tamu yang dipandu oleh local guide yang juga staf Disparekrafbud, keberadaan fosil itu juga bagian dari narasi yang disampaikan kepada wisatawan," kata Pius.

Diduga masih ada fosil-fosil lain yang belum ditemukan di lokasi gua alam tersebut.

Halaman:

Editor: Servatinus Mammilianus

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X