• Kamis, 8 Desember 2022

Horor Tengah Malam bagi Pedagang Kaki Lima di Waterfront Marina City Labuan Bajo NTT

- Senin, 3 Oktober 2022 | 14:02 WIB
Suasana pada titik pembukaan Festival Golo Koe Labuan Bajo di Waterfront Labuan Bajo, NTT dibuka Senin (8/8/2022) (Feliks Janggu )
Suasana pada titik pembukaan Festival Golo Koe Labuan Bajo di Waterfront Labuan Bajo, NTT dibuka Senin (8/8/2022) (Feliks Janggu )

KLIKLABUANBAJO.ID -- Waterfront Marina City Labuan Bajo NTT salah satu ikon baru bagi pariwisata di kota paling barat di Pulau Flores.

Sejak ditata apik oleh Presiden Joko Widodo, Labuan Bajo menjadi magnet baru bagi para wisatawan. Yang paling menonjol salah satunya Waterfront Marina City.

Pelabuhan yang dulunya kumuh, kotor, diubah menjadi tempat yang indah dan bersih. Menjadi tempat nongkrong paling diminati masyarakat lokal dan wisatawan.

Baca Juga: Polisi Tangkap Delapan Terduga Penganiaya Pedagang Kaki Lima di Labuan Bajo NTT

Terutama setiap akhir pekan, Waterfront Marina City ramai pengunjung. Itulah yang mendorong para pedagang kaki lima untuk berjualan di sana.

Waterfront Marina City Labuan Bajo menjadi peluang usaha baru bagi masyarakat, dan mengais rejeki dari pengunjung yang menikmati suasana kota pantai itu.

Namun apa yang terjadi pada dini hari Minggu (2/10/2022) menjadi horor menakutkan bagi pedagang kaki lima yang berjualan hingga tengah malam.

Baca Juga: Sikap Kapolres Mabar terkait Gangguan Keamanan di Spot Wisata Waterfront City Marina Labuan Bajo NTT

Seorang pedagang kaki lima yang tak bersalah atas nama Martinus Jeminta (28) harus meregang nyawa di tangan kelompok pemuda yang tak berperikemanusiaan.

Halaman:

Editor: Feliks Janggu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X