• Kamis, 8 Desember 2022

Candaan Perpisahan Pedagang Kaki Lima Sebelum Tewas Dianiaya, Aku Cocok Jadi Petugas Cleaning Servis di Marina

- Senin, 3 Oktober 2022 | 00:57 WIB
Martinus Jeminta korban penganiayaan kelompok tak dikenal di Labuan Bajo dinihari Minggu (2/10/2022) (Frumens Menti )
Martinus Jeminta korban penganiayaan kelompok tak dikenal di Labuan Bajo dinihari Minggu (2/10/2022) (Frumens Menti )


KLIKLABUANBAJO.ID -- Kisah Yossy tentang candaan terakhir Martin Jeminta sebelum ia dianiaya kelompok pemuda tak dikenal sampai ia meninggal dunia Minggu malam (2/10/2022).

Yossy menceritakan saat mengemas barang dagangan sebelum pulang dari Waterfront, Martin sempat bercanda kepada sesama pedagang kaki lima.

"Aku cocok jadi petugas cleaning servis waterfront. Aku rajin membersihkan areal jualan sebelum pulang," demikian Martin bercanda seperti dituturkan Yossy kepada wartawan.

Baca Juga: Saat-saat Terakhir Sebelum Pedagang Kaki Lima di Labuan Bajo Dianiaya Menggunakan Kayu dan Batu

Candaan Martin itu ternyata guyonan terakhir kepada sesama pedagang kaki lima. Karena tak disangka-sangka Martin dianiaya dengan kayu dan batu oleh kelompok pemuda.

Padahal korban sama sekali tidak terkait dengan masalah malam itu, tetapi malah ia menjadi korban. Bahkan sampai meninggal dunia.

Yossy yang menyaksikan saat-saat terakhir Martin sebelum dianiaya, tidak percaya dengan kejadian malam itu.

Baca Juga: Tinggalkan Istri dan Dua Anak Masih Balita, Kisah Pilu Pedagang Kaki Lima Tewas di Marina Labuan Bajo NTT

Sebab yang ia tahu, Martin mengikuti larangannya untuk tidak mendekati kelompok pemuda yang lagi saling melempar batu dan kaca.

Menyaksikan temannya berdarah dan tidak sadarkan diri, Yossy merasa ketakutan. Apalagi malam itu sudah sepi.

Halaman:

Editor: Feliks Janggu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X