Lahan untuk Pembangunan Agrowisata di Mabar Seluas 2 Hektar, Berikut ini Penjelasannya

- Senin, 5 Desember 2022 | 16:02 WIB
Lahan untuk pembangunan agrowisata di Mabar NTT seluas 2 hektar.
Lahan untuk pembangunan agrowisata di Mabar NTT seluas 2 hektar.

KLIKLABUANBAJO.ID| Lahan untuk pembangunan agrowisata di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), seluas 2 hektar.

Pembangunan agrowisata itu dilakukan di Desa Siru, Kecamatan Lembor, memanfaatkan lahan persawahan.

Baca Juga: Beasiswa LPDP dan Ikhtiar Membangun SDM Lokal NTT

Spot wisata dengan konsep agrowisata di persawahan itu, pembangunannya menggunakan anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2023.

Jumlah total anggaran dari DAK tersebut sebesar Rp7,5 miliar.

"Lahan sudah siap seluas kurang lebih 2 hektar, sekitar Bulan Juli 2022 kemarin sudah dilakukan proses sertifikat tanah
atas nama Pemda Mabar," kata Kepala Desa Siru, Sumardi.

Baca Juga: Sambut Mentari Pagi dari Puncak Waringin Kota Super Premium Labuan Bajo NTT

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan (Disparekrafbud) Kabupaten Mabar Pius Baut, saat dikonfirmasi sebelumnya menjelaskan bahwa pembangunan agrowisata itu tidak akan mengubah fungsi lahan persawahan.

"Agrowisata itu tidak mengubah fungsi lahan, hanya dibangun fasilitas jalan, misalnya jalan setapak supaya orang bisa jalan di pematang, lalu dibangun juga toilet, tempat parkir, dan tempat kuliner. Untuk sementara Rp7,5 miliar," kata Pius.

Baca Juga: Jalan Tani Berubah Jadi Sungai Lumpur Tutupi Jalan Wisata Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo NTT

Halaman:

Editor: Servatinus Mammilianus

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X